Ketua KODI DKI : Kita Hadapi Tantangan Kedangkalan Ruhaniyatuddakwah

Jakarta, Koordinasi Dakwah Islam (KODI) DKI Jakarta selenggarakan orientasi kader mubalig Pendidikan Kader Mubalig (PKM) Angkatan XXXI Tahun 2024, di Cipayung Megamendung Bogor, Jawa Barat, Selasa – Rabu, 20-21 Februari 2024.

Kegiatan ini berlangsung selama dua hari dengan materi yang beragam yaitu, “Kader Dakwah Kader Umat”, disampaikan oleh Direktur PKM KH. Saiful Bahri, “Dinamika Kelompok”, disampaikan oleh Ustadz. Rakimin Al Jawiy, M. Si, Sekretaris PKM, Eksistensi KODI dalam Dinamika Dakwah di DKI Jakarta, oleh Ketua KODI DKI Jakarta, KH. Jamaluddin F. Hasyim, “Menjadi Mubalig Bermartabat”, disampaikan oleh Dr. KH. Ahmad Zaki, M. Ag, dan materi “Kepemimpinan Angkatan oleh Ustadz. H. M. Latif, M. Pd. I.

Kami menjadi rumah koki untuk lahirnya para pendakwah yang handal, kami memasak dan sajikan kepada masyarakat untuk dirasakan oleh masyarakat Jakarta, ungkap ketua KODI DKI Jakarta dalam materinya, dan tentunya kami bersyukur para alumni PKM KODI DKI Jakarta banyak tersebar dan mengabdi di beberapa Instansi pemerintah dan Masyarakat

Kemudian lebih lanjut ia menegaskan bahwa menjadi pendakwah, da’i atau mubalig seyogyanya jangan menjadikan dakwah sebagai profesi

“Jangan jadikan dakwah sebagai profesi, mata pencaharian untuk dunia”, harapnya

Kalimat ini mungkin klise lanjutnya sederhana untuk diucapkan, namun penting untuk diutarakan karena dunia dakwah sedang mengalami pendangkalan yang luar biasa, bukan materi dakwah, kalau materi dakwah makin beragam, metode  makin kaya dan memang sangat berkembang pesat bisa kita dapatkan di mana-mana

“Materi dakwah makin beragam, metode  makin kaya dan memang sangat berkembang pesat bisa kita dapatkan di mana-mana apalagi dengan kecanggihan teknologi, informasi Artificial Intelegency (AI), media sosial yang sangat luar biasa namun pendangkalan yang dimaksud adalah pendangkalan spiritualitas dakwah atau Ruhaniyatuddakwah itu sendiri, Yakini dakwah hanya dijadikan sebagai profesi, pansos dan lain-lain.

Ia melanjutkan, oleh karena itu mari kita bentuk diri kita dan tentunya ilmu yang anda dapatkan di PKM KODI ini mampu untuk  meningkatkan dan mengupdate skil kita sehingga spiritualitas itu terbentuk

Adapun Wakil Ketu KODI DKI Jakarta, KH. Djubaidi Adih dalam sambutan pembukaan menyampaikan bahwa kita harus niatkan yang baik supaya hasilnya baik dan nmenjadi lulusan yang baik, dan tentunya nanti para peserta akan ditempa dengan materi-materi yang sangat bermnanfaat untuk peserta PKM Kedepannya

Selanjutnya KH. Ahmad Zaki Mubarak, Sekretaris KODI DKI Jakarta menuturkan bahwa siapa yang bersungguh-sungguh pasti akan mendapatkan hasil

“saya mengutip pepatah yang berbunyi Man jadda wa jada siapa yang bersungguh-sungguh  pasti dia akan dapatkan hasil”, ungkapnya

Dan tentunya lanjutnya, dalam rangka hormat dan menjaga kesatuan kita dalam kondisi apapun harus saling bisa menguatkan dan tidak boleh sombong ini adalah Dai yang bermartabat bukan kesombongan yang kita kedepankan”, tuturnya

Kita semua berharap dan berdoa lanjutnya lagi agar kita diberi kelancaran dalam mengikuti kegiatan PKM ini sampai selesai

“Dan tentunya dapat bermanfaat untuk umat dan masyarakat, dan Semoga kita bisa menjalankan kegiatan ini sesuai dengan apa yang sudah direncanakan Semoga kita semua bisa menjalankan kegiatan ini sampai nanti diwisuda, Semoga bisa saling bahu membahu dan sudah melewati proses yang maksimal”, harapnya

 

“Selamat bergabung dan menjadi org yang benar benar terpilih sehingga bisa kita pertanggungjawabkan kepada Allah dan kepada pemerintah DKI Jakarta, ungkap sekretaris KODI DKI Jakarta.

Check Also

Ketua KODI, KH Jamaluddin F. Hasyim: Orientasi Pendidikan Islam dan Pendidikan Barat Jelas Berbeda!

KODI.OR.ID, JAKARTA-“Pesantren adalah lembaga pendidikan yang telah ada di Indonesia sejak ratusan tahun lalu sebelum …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *